Ketua MUI Sumbar, Gusrizal Gazahar : Jika Kita Pandai Minta Ampun Kepada Allah, Janji Allah Tidak Akan Menurunkan Azab Nya

Rabu, 15 Mei 2024, 12:35 WIB | Edukasi | Kab. Agam
Ketua MUI Sumbar, Gusrizal Gazahar : Jika Kita Pandai Minta Ampun Kepada Allah, Janji...
Ketua MUI Sumbar, Gusrizal Gazahar mengunjungi masyarakat Bukik Batabuah, Kabupaten Agam, korban bencana banjir bandang lahar dingin

Agam (15/5/2024) - Bencana banjir bandang dan banjir lahar dingin yang menimpa Sumatera Barat, mendapat perhatian khusus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat, Gusrizal Gazahar.

Gusrizal Gazahar mengunjungi posko banjir bandang lahar dingin Bukik Batabuah di SDN 08 Kubang Duo, Koto Panjang, Kecamatan Candung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Selasa (14/5/2024).

Dalam kesempatan duka dan keprihatinan yang mendalam, Gusrizal Gazahar memberikan pandangannya terhadap musibah yang terjadi kepada awak media di lokasi bencana.

Gusrizal Gazahar menemui Bupati Agam, Andri Warman dan PMI, BPBD, di Posko Bukik Batabuah
Gusrizal Gazahar menemui Bupati Agam, Andri Warman dan PMI, BPBD, di Posko Bukik Batabuah

"Dalam kondisi apapun rasa syukur tidak boleh lepas, Alhamdulillah, tapi atas segala musibah, tentu semua kembali kepada Allah," Ujar Gusrizal Gazahar.

Lebih lanjut Gusrizal Gazahar memberikan uraiannya, "menurut pandangan agama tidak hanya dalam segi keimanan, terkadang kita terlalu mengerucutkan, banyak aspek yang harus kita pertimbangkan, tapi aspek keimanan tentu yang paling mendasar. "

Yang pertama saya himbau kepada masyarakat, agar tetap ber husnudzon, bersangka baik kepada Allah, kita yakin, jika kita pandai beristighfar, minta ampun kepada Allah, janji Allah tidak akan menurunkan azab Nya.

Bupati Agam Andri Warman, Ketua PMI Bukittinggi, Chairunnas, dan Ketua PMI Sumbar, Aristo Munandar, menunggu kedatangan Ketua PMI Pusat, Jusuf Kalla
Bupati Agam Andri Warman, Ketua PMI Bukittinggi, Chairunnas, dan Ketua PMI Sumbar, Aristo Munandar, menunggu kedatangan Ketua PMI Pusat, Jusuf Kalla

Itu point penting, apapun yang terjadi terhadap kita, di Sumatera Barat, Allah tidak akan menurunkan azab Nya, jika kita berpegang pada hal seperti di atas, itu bukan saya yang menjamin, Allah yang menjamin.

Apa hakikat terhadap apa yang terjadi, terhadap bencana, tetap dalam konsep ujian, Allah menguji siapa saja yang dikehendaki, orang beriman pun tidak luput dari ujian.

Oleh karena itu, ujian yang datang ini harus dilihat dari dua sisi seperti mata pisau :

Kondisi lapangan banjir bandang lahar dingin Bukik Batabuah, Kecamatan Candung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat
Kondisi lapangan banjir bandang lahar dingin Bukik Batabuah, Kecamatan Candung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat
  • satu sisi teguran bagi orang-orang yang berbuat maksiat, berhentilah dari kemaksiatan.
  • satu sisi yang lainnya, ujian bagi orang-orang yang beriman, menguji kesabaran, menambah amal, dan meningkatkan derajat mereka di Sisi Allah SWT.

Dua sisi itu harus berimbang dalam memandang.

"Sedangkan dari aspek lain, Allah menyuruh kita untuk belajar dari setiap peristiwa kehidupan yang terjadi, " Tegas Gusrizal.

Halaman:
Donasi Bencana Banjir Bandang Lahar Dingin Kabupaten Agam

Penulis: Adjurama Gustijah
Editor: Adjurama Gustijah
Sumber: Gusrizal Gazahar, Ketua MUI Sumbar

Bagikan:
Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia
Untuk lima puluh kota lebih baik