Perantau Situjuah Buatkan Rumah Untuk Nenek Nurbaina, Donasi yang Digalang Pemuda dan Nagari Tetap Disalurkan

Rabu, 12 Juni 2024, 19:03 WIB | News | Kab. Lima Puluh Kota
Perantau Situjuah Buatkan Rumah Untuk Nenek Nurbaina, Donasi yang Digalang Pemuda dan...
Perantau Situjuah Buatkan Rumah Untuk Nenek Nurbaina, Donasi yang Digalang Pemuda dan Nagari Tetap Disalurkan

Lima Puluh Kota,Menarainfo -- Rumah nenek Nurbaina, 84 tahun, warga Jorong Sawahlaweh, Nagari Tungkar, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat, yang tidak layak huni. Mirip dengan kandang ternak, viral di media massa dan media sosial.

Seorang perantau Situjuah Limo Nagari di Kepulauan Riau yang mengetahui kondisi rumah itu dari pemberitaan media massa dan sejumlah akun instagram, langsung tersayat dinding nuraninya. Dan terketuk pintu hatinya. Untuk membantu rumah Nenek Nurbaina.

Alih-alih mengutuk kegelapan, perantau bernama Ade Nusyirwan asal Jorong Padangbacang, Nagari Situjuah Banda Dalam itu, lebih memilih menyalakan lilin. Founder atau pendiri AssistCare Indonesia (@ig assistcareindonesia) ini, tidak mau hanya sekadar menggerutu di media sosial atau mencari-cari siapa yang salah.

Sebaliknya, Ade Nusyirwan memilih mengutus kerabatnya, Dafid dan Hadid, melihat langsung kondisi rumah Nenek Nurbaina. Setelah yakin, rumah Nenek Nurbaini memang memprihatinkan, Dafid dan Hadid, menghubungi tokoh muda Limapuluh Kota asal Situjuah Limo Nagari, M. Fajar Rillah Vesky.

Baca juga: Lima Puluh Kota Peduli, Bupati Safaruddin Antarkan Bantuan Bencana ke Tanah Datar

Kepada Fajar Vesky yang ikut terlibat dalam aksi sosial dan kemanusiaan ini, Dafid dan Hadid menyampaikan niat Ade Nusyirwan bersama AssistCare Indonesia, membuatkan rumah semi permanen buat Nenek Nurbaina. Sebagai tanda keseriusan, Dafid juga mengirimkan desain atau gambar rumah yang akan dibangun.

Merespons niat tulus AssistCare tersebut, Fajar Rillah Vesky berkoordinasi kembali dengan Wali Nagari Tungkar Yusrizal Datuak Pado dan Kepala Jorong Sawahlaweh Wentarizal. Serta Generasi Muda Sawahlaweh (Gemusa) yang diprakarsai Alek Datuak Paduko Lobiah, Syafril Datuak Simarapi, Meddy, Masyudha Putra, dll.

Secara bersama-sama, mereka sejak Jumat lalu (7/6/2024), setiap hari membahas kelanjutan rumah Nenek Nurbaina dengan pihak keluarga dan tokoh masyarakat yang juga punya kepedulian dalam aksi sosial ini. Seperti, Da Afton, Pak Sitas, Datuak Alat Cumano, Pak Icun Politik, Da Pendi Nuruk, Da Des Miun, Pak Nas Kopral, Ustad Ben, Riko Arisandi, Om Kasdiman, Mak Dt Majo Tagantuang, Susaiki Fadhail, dll.

Tak hanya saling koordinasi di warung kopi, Wali Nagari Tungkar Yusrizal Dt Pado bersama tokoh muda Fajar Rillah Vesky dan tokoh-tokoh yang disebutkan tadi, juga mengomunikasikan ini secara resmi dengan seluruh Lembaga Nagari Tungkar. Baik itu Kerapatan Adat Nagari (KAN), Bamus Nagari, Bundo Kanduang, LPM dan tokoh masyarakat. Bahkan, digelar rapat khusus di kantor Nagari, pada Selasa (11/6).

Baca juga: Peduli Bencana Sumbar, Camat dan Wali Nagari Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Banjir dan Galodo

Berdasarkan hasil rapat Pemerintah Nagari dan Lembaga-Lembaga Nagari Tungkar pada Selasa (11/6/2024), disepakati permintaan perantau Situjuah Padang Badang dan AssistCare Indonesia, membangun sendiri rumah semi permanen buat Nenek Nurbaina, dapat dipenuhi. Untuk itu, pada Kamis besok (13/6/2024), akan digelar gotong royong bersama Masyarakat Nagari Tungkar di rumah Nenek Nurbaina.

Halaman:

Penulis: Ryo briges
Editor: Ryo briges
Sumber:

Bagikan: